Akhirnya dapat ditebak. Dengan mengenakan daster pendek jauh di atas lutut model tank top. Bokep Jilbab/Hijab Malah sebenarnya aku hanyalah Social Drinker yang hanya kebetulan agak terlalu social semalam. Aku termenung sejenak berjongkok di depan mesin ATM itu. Bisa berkepanjangan kalau aku bicara dengannya. Tidak ada niat sedikitpun untuk menindak lanjuti pembicaraan kami. “What have you done you moron. Aku tidak tahu namanya, menurutku itu daster.Tampak dewasa sekali ia. Uang kita bagai setumpuk kertas gurauan dengan angka nol berderet-deret.Pukul 2 lewat. “Udah bangun?”
Kuberikan senyumku yang termanis. Bingung? Pernah dengan setianya menemaniku beberapa tahun. Sampai akhirnya Felly keluar dari kamarnya. Itu saja. Matahari pagi begitu terik. Tanpa perhitungan.”
Senyumku berubah kecut. Sambil menyingkap roknya yang pendek. Aku merasa sudah tidak tahan lagi. Tidak ada niat sedikitpun untuk menindak lanjuti pembicaraan kami.




















