oh.. Karena sudah terbangun aku jadi sulit untuk memejamkan mataku kembali yang memang sudah menjadi kebiasaanku apalagi jam di dinding kamarku waktu itu telah menunjukkan pukul 01.57 dini hari.Sambil terus berusaha memejamkan mata agar dapat tidur kembali pikiranku mulai menerawang kemanamana sambil memandang langitlangit kamar.Tetapi usaha itu kurang berhasil ditambah lagi pikiranku sudah mulai menghayalkan perbuatanperbuatan sex yang pernah aku dapatkan dari Ana ataupun Tari.Sst.. Bokep Montok ah.., sedot Pap.., ya.. enak Kak Er, sst.. oh.. Dan tak lama kemudian aku mendengarkan suara Papaku yang mengerangngerang.Oh.. yes.., terdengar desahandesahan itu secara samarsamar.Akupun memasang telingaku untuk memastikan bahwa suara itu bukan suaraku, akupun diam sejenak dan ternyata benar kini aku tidak bersuara tetapi desahan itu tetap terdengar.Lalu aku bangun dan duduk untuk mencari dari mana asal suara itu.




















