Dan pada saat itu, meledaklah apa yang aku takutkan. Bokep Jepang Terbakar hingga tulangku terasa remuk dan tidak ada yang tersisa dari diriku. Jika itu adalah hukuman Tuhan, maka aku bersedia menerimanya. Setelah berbagai tes yang kujalani, aku diterima bekerja di sana. Ya, saat itu, cinta membutakan hatiku. Dimulai dari kantor, rekan kerjaku mulai bisik-bisik mengenai gosip kedekatanku dengan mas Deden. Aku melakukannya dengan halus, aku sering melontarkan pujian dan membuatnya tersenyum bangga. Awalnya aku sering menanyakan kabar Vera, tetapi lama-lama aku menyadari bahwa pesona mas Deden seolah menyihirku. Setelah berbagai tes yang kujalani, aku diterima bekerja di sana. Aku menutup mataku dari Vera, aku cukup pintar bersandiwara di depannya, seolah aku dan mas Deden tidak ada apa-apa. Semoga ibu mau memaafkanku, akupun sudah memohon ampun padanya.




















