Payudaraku tampak segar dan ranum dengan ujung puting susuku yang bersih berwarna merah muda sedikit kecoklatan. Bokeb Ayo telentang Mbak, kuurut sebentar perutnya supaya ususnya tidak turun”, tambah Mbak Tun dengan sedikit memerintah.Herannya aku menurut juga. Kebetulan Mbak Tun ada di rumah dan bersedia datang ke rumah untuk memijatku. Terima kasih ya Mbak”, ujarku akhirnya.“Kok sudah toh Mbak?”, Tanya Mbak Tun padaku.“Bagian depannya belum diurut lho! Cukup! Rasanya sedikit dingin saat mengenai kulitku. Setelah memijat kaki kanan, kini Mbak Tun berpindah memijat kaki kiriku, urutannya seperti tadi. Posisiku kembali tengkurap menunggu tangan Mbak Tun kembali mengurut tubuhku.Mbak Tun kembali ke tugasnya mengurut bagian bawah tubuhku yang sudah dilumuri body lotion tadi. Ia hidup bersama ibunya, satu-satunya orang tuanya yang masih tersisa.Mbak Tun sudah 6 tahun bercerai dengan suaminya yang telah kawin lagi dengan wanita lain karena




















