“Oya maaf. “Saya nanti malam piket bu.”, jawabnya dengan polos. Bokep Family Pak Randi, ada apa ya pak? Dan akhirnya..“Bi.. Apa lagi aku dah bersuami dan anak–anakku dah beranjak dewasa”, jawabku kepada Randi.Dia berdiri dan duduk disamping kananku. Kamipun merapikan diri. Tapi menurutku ibu tetap cantik dan menarik.”Dia mulai berani mendekap aku. “Ya udah pa, da…”, aku pun tutup teleponnya.Selang tiga puluh menit ada kendaraan sepeda motor Honda Tiger datang, aku sedang menonton TV diruang keluarga.“Permisi… Permisi…”, panggil seseorang dibalik pintu depan. “Iya ibu cantik sekali, pak Guruh beruntung punya istri kayak ibu yang cantik dan pinter”, katanya kembali memujiku.“Terimakasih atas pujiannya, tapi aku sudah berusia 35 tahun jadi dibandingkan dengan perempuan yang seusia kamu pasti lebih cantik, apa lagi aku bersuami dan punya anak lagi”, jawabku sambil menyakinkan kalau aku bersuami.“Tapi ibu tetep cantik kok, walaupun




















