Mia memelukku dan “Terima kasih yaa.. Bokep Jilbab/Hijab Pakk..” erangnya. Saya saat itu masih tidur dan anak-anak juga, sedangkan si Mia baru selesai mencuci pakaian.Setelah selesai menjemur cucian, Mia biasanya pergi mandi. “Benar Mia.. Dan Saya minta kepada Mia agar mau melayaniku sekali lagi secara express. Saya langsung menggenjot semakin cepat, karena saya tahu si Mia tidak akan bertahan lama untuk mencapai puncak kenikmatannya.Mia dalam sekali permainan bisa mencapai puncaknya sampai tiga atau empat kali. “Iyaa.. “Kenapa benci sama Ibu..?!” tanyaku. Pak.. Oouuchh ” rintihnya yang dibarengi mengalirnya cairan putih dengan ciri khas keharumannya. Mia sudah tidak segan-segan lagi jika sedang ingin melakukan hubungan badan, Mia langsung meminta dariku tanpa malu dan ragu.Hubungan kami berjalan mulus tanpa ada yang menghalangi sampai saat ini.




















