Tapi mataku selalu terbentur dalam kegelapan. Bokep SMA Ia sering langsung menyebut namaku, sesekali bila sedang bersama rekan kerja lainnya, ia menyebut “Pak”.Dan tanpa kusadari pula, diam-diam aku merasa betah dan nyaman bila memandang wajahnya yang cantik dan lembut menawan. Dan di situlah hidungku mendarat. Inilah hadiah yang kutunggu-tunggu. Tunjukkan bahwa kau memujanya. Sebelah lututku menyentuh karpet. Menggosok-gosokkan hidungku sambil menghirup aroma pandan itu sedalam-dalamnya. Karena ingin melihat paha itu lebih utuh, kuangkat kaki kanannya lebih tinggi lagi sambil mengecup bagian dalam lututnya. Mbak Lia terkejut sejenak, lalu ia tertawa manja sambil mengusap-usap rambutku.“Rupanya kau sudah tidak sabar ya, Jhony?” katanya sambil melingkarkan pahanya di leherku.“Hm..!”“Haus?”“Hm!”“Jawab, Jhony!” katanya sambil menyelipkan tangannya untuk mengangkat daguku.




















