Nah, tiba-tiba ada pikiran licik di otakku. Bokep HD enakan sekarang..” aku hampir ketawa.Goblok juga anak ini, sudah sekian jauh belum juga sadar kalau aku kerjain. Suaranya yg kecil bergetar:
“nyuwun sewu Kakek, sebetulnya saya sangat gelisah dan takut. Tanpa ragu-ragu aku mencipratkan air dalam gelas itu ke bibirnya. Berbahaya sekali Cah Sara, nanti kalau dibiarkan jadi ngabar (menguap) masuk ke pemrambuth darahmu, dapat mati kowe. Dia mengangguk, mengulang lagi kata-katanya yg bego tadi:
“inggih Kakek, kulo nderek kemawon..”. Suaranya terhenti. Murid? Tubuhnya semakin menggelinjang. elus rambutku yg gondorong.Mulutnya mendesis-desis dan menceracau pelan:
“Kakek..aduuh Kakek.. dicium terus dijilatin”.Aku mengangguk pura pura maklum, dan menghela nafas seperti sedih dan terpaksa:
“ya sudah Cah Sara, karena begitu ya supaya pengaruh setannya hilang, Kakek juga terpaksa harus melakukan yg sama.




















