aneh, seperti disirep, kucium pipinya, mulutnya….berhenti lama disitu…… mulut kami berpagut seperti memecah ribuan rindu (cie….ga tau malu!!!!) lidah kami bermain disana. Bokep China entah berapa menit ana memacuku seperti itu… mataku berkunang-kunang…. Jam enam kurang satu menit, masih dengan tubuh basah aku keluar dari kamar mandi karena telepon berbunyi. kuturunkan lidahku ke arah lehernya,
menggelinjang, matamnya terpejam, tangannya bergidik seperti menahan gelombang perasaannya sendiri…. ana tersenyum.jelas terlihat nafasnya yang ngos-ngosan karena deg-degan. Dan kalau mau percaya, hal itu kulakukan karena aku sering melihat melalui ujung mataku, seorang dari kedua petugas check in itu selalu berusaha mencuri perhatianku. kamu mirip sama almarhum mantanku yang di solo…” aku bengong… Ternyata, cara ku berjalan, berbicara dan becanda sangat mirip dengan pacarnya yang telah tiada.trus sejarahnya dia depresi trus dibawa ke Tarakan ama bokapnya trus dikawinin ama orang Tarakan.




















