Hingga suatu hari, aku dekat dengan seseorang bernama Evi. Aku dan Tia memilih untuk sembunyi di kamar. Sex Bokep Tiba-tiba pintu kamar yang lupa kami Kunci pun terbuka. Suasana yang dingin, jadi pemicu kedekatanku dengan Evi. Sebut saja namaku Dewi. Sesekali Evi memegang erat tanganku sambil membimbing tanganku menyentuh payudaranya. Tiba-tiba Evi teriak, meminta sopir untuk menepikan mobilnya. Aku tau pasti, Evi pasti marah dan cemburu melihat kedekatanku dengan Tia. Malam semakin larut, kamipun sudah kelelahan dan akhirnya malam itu ditutup dengan mencari tempat tidur masing-masing. Rambutnya yang panjang dibiarkan terurai menyapu wajahnya yang lembut.Libur 2 hari serasa hanya 1 menit kami rasakan.Belum puas rasanya menikmati hari liburku yang bisa aku lewatkan bersama 2 gadis cantik..betapa konyolnya aku!!!Saat pulang ke Cirebon, aku duduk dibangku paling bekalang bersama Tia, Evi dan Nana.




















