Karena tiketku tidak mencantumkan nomor seat, maklum kelas ekonomi, aku berharap mendapat lapak untuk menggelar tikar ukuran badanku. Bokep Mom ini orangnya, berani-beraninya kamu naik kapal tanpa tiket,” kata sang atasan tadi. Kulihat jam dinding sudah menunjuk pukul 12 malam. aahh.. Aku meminumnya sedikit demi sedikit, “Ooohh.. Tapi apa lacur, tasku raib entah dimana, aku panik, aku berusaha mencari dan bertanya kepada Ibu tua dan anak laki-lakinya, tapi mereka hanya menggelengkan kepala.“Cepat keluarkan tiketmu..” ujar seorang petugas sedikit menghardik. Betapa segarnya nanti setelah aku mandi. sedap sekali minuman ini.. “Tiketku hilang bersama pakaianku yang ada di tas, saya tidak bohong Pak, tapi benar-benar hilang..”
“Bah itu sih alasan klasik Non, sudah ratusan orang yang minta dikasihani dengan membuat alasan itu.” ucapnya lagi.




















